2/02/2013

Pertumbuhan Fisik atau Jasmani


BAB II
ISI
Pertumbuhan Fisik atau Jasmani
A. Pertumbuhan Selama Pertengahan Masa Kanak-kanak
1. Tingkat Pertumbuhan
Pada usia anak 10 tahun baik laki-laki maupun perempuan,badannya bertambah berat kurang lebih 3,5 kg dan tingginya bertambah. Namun setelah remaja anak perempuan pada usia 12-13 tahun berkembang lebih cepat daripada anak laki-laki. Menurut Tanner (1973 : 35) anak berusia 7 tahun tidak akan banyak berubah sampai dengan usia 9 tahun,hal ini dalam keadaan normal.
Tingkat pertumbuhan anak sangat berbeda antara ras,bangsa dan tingkat sosial ekonominya,walaupun terdapat perbedaan keturunan,pertumbuhan tersebut juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan mereka. Anak-anak yang tumbuh paling tinggi biasanya dalam hidupnya tidak mengalami kekurangan gizi atau infeksi penyakit yang merupakan masalah utama dalam kehidupan. Di samping itu,juga karena perbedaan tempat tinggal biasanya anak-anak yang tinggal di rumah yang bagus akan lebih matang daripada anak-anak yang berasal dari keluarga yang kurang baik dan tidak sehat.
2. Nutrisi dan Pertumbuhan
Pada usia pertengahan biasanya anak-anak mempunyai nafsu makan yang bagus. Mereka banyak makan karena kegiatannya menuntut energi yang banyak,dan dalam usia ini berat badannya meningkat dua kali lipat. Untuk mendukung pertumbuhan spontan ini,anak-anak memerlukan 2.400 kalori setiap hari,34 gram protein,dan rata-rata karbohidrat yang tinggi paling minimum harus tetap dipertahankan ( E.R.Williams & Cakiendo,1984 ).
Sejak kelahiran sampai usia 2 tahun dapat dijadikan petunjuk (predicor) yang sangat bagus bagi prilaku sosial pada usia petengahan kanak-kanak. Untuk 138 anak-anak usia 6-8 tahun yang diteliti,semuanya mendapatkan ekstra kalori dan vitamin akan tetap hanya sebagian yang memperolah protein. Anak-anak cenderung bersikap pasif dan tergantung pada irang dewasa,sadangkan bagi anak-anak yang memperolah nutrisi yang mempunyai yang cukup,mereka bersifa gembura dan lebuh bersikap sosial dengan teman bermainnya (D.E Barrety,Radkeyarrow & Klein 1982).
Kekurangan nutisi dapat menimbulkan berbagai masalah dalam hubungan keluarga. Bayi yang kekurangan nutrisi,mereka tidak memiliki energi untuk berhubungan atau merespons perhatian ibunya. Sebaliknya anak kecil menjadi kurang responsif dan kurang mengembangkan kemamapuan antarpribadi ( B.M. Lester 1979). Demikian pula apabila seorang ibu kekurangan nutrisi,kejadian tsebut makin buruk (Rosetti, Ferrira, 1978).
3. Kesehatan dan Kebugaran Anak
Kesehatan Anak
Perkrmbangan vaksin untuk perkembangan penyakit kanak-kanak telah membuat kanak-kanak usia pertengahan dalam hidupnya. Pemberian vaksinasi sangat baik bagi anak-anak usia ini daripada anak-anak yang lebih rendah usianya. Hal ini t erbukti dengan adanya imunisasi di sekolah. Hal ini juga merupakan suatu alasan mengapa tingkat kematian anak-anak usia seklah tersebut paling rendah sepanjang tahun.
4. Beberapa Aspek Kesehatan dan Kebugaran Masa Kanak-kanak
Terdapat beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian bertalian dengan kesehatan dan kebugaran kanak-kanak,yaitu :
1. Obesity
Kegemukan pada anak-anak merupakan isu utama di Amerika Serikat sejak tahun 1970-an,terutama pada anak-anak usia 6-11 tahun.Dalam suatu terhadap anak berusia 6 tahun sebanyak 2600 anak kulit putih dan anak di bawah usia 12 tahun yang terdaftar pada rencana pertahanan kesehatan,kurang lebih 5,5% anak usia 8-10 tahun didiagnosa sebagai kegemukan ( Gortmaker,Dietz,Sobol,dan Wehler,1987 ; Starfielde et.,al1984).
Penyebab kegemukan umumnya sering kali bersifat korelasional,berarti bahwa kita tidak dapat menarik beberapa kesimpulan berdasarkan sebab-akibat. Sekalipun demikian terdapat suatu basis yang kuat dan dapat dipercaya bahwa kelebihan berat badan sering kali disebabkan oleh kurang berolahraga dan terlalu banyak makan. Menurut hasil penelitain anak yang di adopsi ternyata mempunyai korelasi positif dengan orang tua aslinya,namun tidak ada korelasi sama sekali dengan orang tua yang mengadopsinya (A.J Stunkard, Foch , & Hrubec, 1986). Di sampina itu lingkungan juga berpengaruh besar terhadap kegemukan. Biasanya justru terdapat pada masyarakat yang sosial ekonominya kurang grmuk dan suka menonton TV (Dietz, & Gortmaker,1985; Kolata. 1986).
Anak-anak gemuk biasanya tidak tumbuh menjadi gemuk pada mulanya,namun mereka gemuk setelah dewasa ( Kolata, 1986 ) dan anak dewasa yang gemuk menghadapi beerbagai resiko dan masalah kesehatan,misalnya tekanan darah,diabetes dan jantung. Sekalipun demikian anak yang gemuk masih dapat dipelihara dengan baik,antara lain diubah cara makannya,latihan olahrag secara teratur dengan melibatkan orang tuanya ( L.H.Epatein & Wing,1987). Sebaliknya orang tua jangan membiasakan memberi hadiah makanan yang manis-manis terhadap anaknya yang berprilaku baik,sebaliknya menyediakan makanan kecil yang beraneka ragam dan berhenti memberikan makanan yang banyak mengandung kalori tinggi atau berlebihan.
2. Kondisi medis pada masa anaak-anak
Pada umumnya semua anak sering mendapat sakit,namin penyakit tersebut berlangsung singkat.Selama studi 6 tahun disimpukan pada umumnya anak-anak mendapat sakit yang akut dalam waktu yang singkat dengan berbagai kondisi medis,biasanya kena virus atau flu,dan hanya satu dari anak yang menderita penyakit kronis seperti migraine (kepala pusing) atau penglihatan jarak dekat.
Terdapat 80% anak yang sering dirawat karena luka,disamping itu juga banyak penyakit seperti saikt tenggorokan,radang tenggorokan,infeksi telinga,dan gangguan emosional yang sering kali menjadi bertambah pada waktu anak mendekati usia puber (Starfield et al,1984).
3. Penglihatan
Pada anak usia sekolah penglihatan lebih tajam dari pada waktu-waktu sebelumnya. Anak-anak yang berusia di bawah 6 tahun cenderung memiliki penglihatann jarak jauh,sebab mata mereka belum matang (matured) dan dibentuk secara berbeda daripada orang dewasa.Namun setelah usia tersebut,maka mereka bukan hanya lebih matang,tetapi juga dapat memfokuskan penglihatan lebih baik.
Sekalipun demikian penglihatan anak dari kalangan kurang mampu tidak dapat berkembang secara norma. Sepuluh persen dari anak berusia 6 tahun mengalami kurang penglihatan,dan tujuh persen mengalami gangguan pandangan jarak jauh,dan kondisi semacam ini meningkat menjadi 17% pada usia 11 tahun.
4. Kesehatan Gigi
Pada usia 6 tahun anak mengalami tanggal giginya yang pertama kali,yang selanjutnya di ganti dengan gigi yang tetap setiap tahun sebanyak empat gigi untuk tahun kelima berikutnya. Lebih kurang setengah dari anak usia 5-17 tahun di AS tidak memiliki gigi rusuk. Dewasa ini di Amerika terdapat 36% lebih sedikit mengalami gangguan gigi daripada hasil penelitian pada tahun 1980-an,dimana terdapat rata-rata hampur lima kerusakan atau kehilangan gigi atau giginya tanggal. Perbaikan gigi tersebut dikarenakan dipergunakannya fluoride secara meluas yang berbentuk tabletdalam air yang diminum,pada pasta gigi,kumur,dan sebagainya yang dapat mencegah penyakit gigi pada anak-anak,dikarenakan mereka suka mengunyah makanan yang manis-manis.
5. Kebugaran Anak
Pada dewsa ini latihan fisik bagi anak-anak sangat baik jika dibandingkan dengan tahun 1960-an. Jantung dan paru-paru mereka bentuknya kurang baik dibandingkan dengan anak-anak yang suka berolahraga dari pada anak-anak usia pertengahan tahun. Hal ini disebabkan mereka kurang aktif berolahraga,dan hanya setengah dari kelas mereka yang mengikuti pendidikan jasmani di sekolah dan hanya sebagian kecil yang suka berolahraga secara individu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar